Rapuh Menanti
Tunggu..biarkan waktu saja yang berjalan Bersamaku lah sejenak,dalam wadah penyesalan Ku tau takkan dapat memutar waktu Ku tau tak dapat mengulang usai yang telah lalu Aku meratap,aku menangis,aku bodoh, aku ceroboh Langkah menertawaiku dalam gelagat riang yang mencemooh Aku diam di titik jenuh yang membungkam ku Tanpa sepatah kata Tapi,dengarlah degup ku masih bisa berceloteh padamu yang aku damba Tanpa mu aku rapuh.. Rindu adalah alasan setiap bulir air mata yang menetes Ku jelajah ruang hati mu yang berjeruji Ku tilik tilik lembaran rangkai dalam notes Kau satu-satunya kenyamanan,oksigen yang menelusup masuk dalam rongga Mengapa cinta mu tak pernah berlabuh Apakah kau tak tahu aku punya dermaga Sadarlah Aku telah mencintai mu dengan terengah-engah Dengan sejuta harap,1001 doa ku serah Fantasi hayalku yang menemani setiap langkah Kau terlalu kaku,kau diam membuat dunia menerka-nerka Kau masih saja tak bergeming timbulkan ratusan juta tanda tanya Aku menunggu mu ...